PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Psikologi MedisEndokrinologi

akromegali

acromegaly

Ringkasan Singkat

Gangguan hormonal akibat produksi hormon pertumbuhan (GH) yang berlebihan setelah lempeng pertumbuhan tulang menutup, menyebabkan pembesaran tulang di tangan, kaki, dan wajah.

Akromegali (acromegaly) adalah kondisi kronis yang terjadi ketika kelenjar pituitari menghasilkan terlalu banyak hormon pertumbuhan (GH) selama masa dewasa. Karena lempeng pertumbuhan pada tulang panjang sudah menutup, tulang tidak bertambah panjang tetapi bertambah lebar dan tebal. Gejala umumnya meliputi tangan dan kaki yang membesar, struktur wajah yang menjadi lebih kasar (seperti rahang bawah yang menonjol dan hidung yang membesar), serta kulit yang menebal.

Selain perubahan fisik, akromegali dapat menyebabkan komplikasi kesehatan serius seperti diabetes tipe 2, hipertensi, dan penyakit kardiovaskular. Dari perspektif psikologis, penderita sering mengalami masalah citra tubuh, depresi, dan kecemasan karena perubahan penampilan yang progresif. Penanganan biasanya melibatkan operasi untuk mengangkat tumor pituitari (yang sering menjadi penyebab utama) atau terapi obat-obatan untuk menekan produksi hormon.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • Melmed, S. (2006). Acromegaly. New England Journal of Medicine.
  • APA Dictionary of Psychology.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback